Almarhum Hari Ini Jadwalkan Tuntaskan Pansus RSUAM
BANDARLAMPUNG- Keluarga besar DPRD
Provinsi Lampung berduka. Drs. Jusni Sofjan, MM anggota
Komisi V DPRD Lampung Sabtu (3/3) mengembuskan
napas terakhir di kediamannya di Jalan Hi Amar II Kav No.6, Pondok Kelapa Jakarta
Timur (Jaktim). Fungsionaris DPD Partai Hanura Lampung ini diduga
terkena serangan jantung.
Ketua DPD Partai Hanura Lampung Hi. Andi Surya yang melayat ke rumah duka menuturkan, setelah
disemayamkan, jenazah dimakamkan sekitar pukul 16.00 WIB di pemakaman Pondok
Kelapa, Jaktim. "Ba’da Asar jenazah
dimakamkan di pemakaman Pondok Kelapa," kata Andi Surya.
Menurut Andi, berdasarkan
keterangan pihak keluarga, sebelum meninggal, Jusni sedang tidur seorang
sendiri di kamarnya yang berada di lantai dua. Namun, ketika akan dibangunkan
sekitar pukul 08.00 WIB, almarhum ditemukan sudah tidak bernapas.
"Informasi
dari keluarga, biasanya almarhum sudah turun sebelum jam delapan. Tetapi, pagi
itu almarhum belum turun juga. Ketika didatangi ke kamarnya, ternyata sudah
meninggal di atas tempat tidur," terangnya.
Wakil Ketua DPRD
Lampung Hantoni Hasan menerangkan, DPRD sangat kehilangan sosok Jusni. Hal itu
karena Jusni merupakan salah satu anggota DPRD terbaik.
"DPRD sangat berduka. Dia merupakan salah satu anggota terbaik DPRD. Artinya, dari sisi kapasitas dan integritas, almarhum sangat baik. Kami merasa kehilangan," tutur Hantoni.
"DPRD sangat berduka. Dia merupakan salah satu anggota terbaik DPRD. Artinya, dari sisi kapasitas dan integritas, almarhum sangat baik. Kami merasa kehilangan," tutur Hantoni.
Kolega almarhum di dewan,
Toto Herwantoko yang juga melayat ke rumah duka menambahkan,
mengenal almarhum sebagai sosok yang memiliki tanggung jawab tinggi dalam
melaksanakan amanah maupun tugas. "Jumat sore,
sehari sebelum almarhum meninggal saya
masih berbicara melalui telepon dengan almarhum
sekitar setengah jam. Kami masih membicarakan masalah pansus (panitia khusus).
Bahkan, almarhum mengatakan akan berangkat ke Lampung
pada Minggu (4/3) untuk kembali menjalankan tugas. Makanya, saya kaget dan
langsung menangis pas dikasih kabar Pak Jusni meninggal," kata politisi Partai Demokrat ini.
Beberapa
rekan sejawat Jusni di DPRD Lampung dan DPD Partai Hanura juga tampak berada di
rumah duka. Mereka pun tidak menyangka Jusni telah meninggalkan mereka. Jusni meninggalkan seorang istri dan
tiga orang anak.
Pria kelahiran 26 Mei 1951 itu saat ini menjabat ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Lampung. Politisi Hanura tersebut pun masih tercatat sebagai sekretaris Pansus LHP BKP tentang kinerja Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM) yang akan menyelesaikan masa kerja pada Senin (5/3) hari ini.
Hal senada dikatakan Sekretaris DPD Partai Hanura Lampung Juprius. Menurut dia, Jusni merupakan salah satu figur pemimpin bertanggung jawab yang dimiliki Partai Hanura. Tak heran bila DPD Partai Hanura Lampung menunjuknya sebagai salah satu wakil ketua. "Kami sangat kehilangan dengan kepergian Pak Jusni. Almarhum sangat baik dalam kepemimpinan," kata Juprius.
Pria kelahiran 26 Mei 1951 itu saat ini menjabat ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Lampung. Politisi Hanura tersebut pun masih tercatat sebagai sekretaris Pansus LHP BKP tentang kinerja Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM) yang akan menyelesaikan masa kerja pada Senin (5/3) hari ini.
Hal senada dikatakan Sekretaris DPD Partai Hanura Lampung Juprius. Menurut dia, Jusni merupakan salah satu figur pemimpin bertanggung jawab yang dimiliki Partai Hanura. Tak heran bila DPD Partai Hanura Lampung menunjuknya sebagai salah satu wakil ketua. "Kami sangat kehilangan dengan kepergian Pak Jusni. Almarhum sangat baik dalam kepemimpinan," kata Juprius.
Juprius
menambahkan, Jusni pernah terkena serangan jantung sekitar dua minggu lalu.
Jusni pun sempat dirawat di Rumah Sakit Bumi Waras, Bandarlampung,
beberapa waktu. Setelah membaik, Jusni menjalani pengobatan lebih intensif di
Jakarta.
Mendengar
kabar meninggalnya salah satu pimpinan dan kader terbaiknya seluruh pengurus
DPD Hanura Lampung tampak sangat berduka. Di Partai Hanura dirinya banyak
menempati posisi strategis. Terakhir Jusni menjadi Ketua Badiklat Hanura
Lampung dan menjadi wakil ketua Dewan Penasehat organisasi sayap DPD Satria
Hanura yang baru dilantik beberapa waktu yang lalu.
Sebagai
Ketua Badiklat Jusni baru saja menyiapkan pelaksanaan diklat kader yang
rencananya diadakan akhir bulan Maret ini. Untuk menghormati jasa-jasanya
segenap pengurus dan kader P-Hanura berencana akan menyelenggarakan Tahlilan
dan doa bersama nanti malam pukul 19.30 WIB ba’da Isya di kantor DPD P-Hanura
Lampung Jl. KH. Ahmad Dahlan Pahoman. “Seluruh anggota dan kader diminta hadir
pada acara tersebut untuk mendoakan arwah beliau” ujar Hary Sasongko wakil
ketua Badiklat Hanura Lampung.(ferry)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar