PALING BANYAK DI KUNJUNGI

Minggu, 25 Maret 2012

Satria Hanura Tolak Kenaikan BBM



Suasana silaturahmi DPD SATRIA HANURA dengan Editor
BANDARLAMPUNG - DPD Satria Hanura Lampung dengan tegas menolak kenaikan harga BBM dan menyatakan pemberian Bantuan Langsung Sementara (BLSM) bukanlah menjadi solusi dalam mengentaskan kemiskinan rakyat. Dan meminta supaya harta para koruptor disita dan digunakan untuk subsidi rakyat.

Dalam silaturahmi ke redaksi Koran Editor, ketua DPD Satria Hanura Lampung Abu Hasan beserta rombongan diterima redaktur politik Wawan Sumarwan, wartawan politik Ferry Susanto dan wartawan Koran Editor Daud Simanjutak, Minggu (25/3).

“Satria Hanura menyatakan menolak kenaikan harga BBM dan melakukan nasionalisasi terhadap perusahaan tambang asing untuk kesejahteraan rakyat,” kata Abu Hasan
 
Satria Hanura, lanjutnya yang merupakan organisasi sayap dari Partai Hanura menilai upaya pemerintah dalam menaikan BBM dengan alasan defisit anggaran APBN suatu hal yang tidak manusiawi dan tidak masuk akal.

"Saat ini APBN kita terus mengalami defisit namun yang dipersoalkan adalah besarnya beban subsidi negara untuk BBM yang hanya 137,38 triliun. Sungguh tidak bertanggunggjawab apabila pemerintah menggunakan dalil kenaikan harga BBM agar dapat memberikan subsidi bagi rakyat miskin melalui BLSM yang hanya 20-30 triliun pertahun," terangnya.

Ia menambahkan bila dilihat dari rinciannnya, defisit anggaran APBN justru disebabkan oleh besarnya biaya bayar hutang luar negeri sekitar Rp170,4 triliun,  selain itu pembayaran bunga hutang BLBI yang menyedot APBN sebear 70 triliun pertahun, gaji dan fasilitas birokrat Rp733 triliun.

“Solusi untuk memenuhi kebutuhan dasar rakyat adalah melakukan nasionalisasi perusahaan tambang asing seperti Chevron Pacific Indonesia, Exxon Mobil, Chonoco Philips, E&P, Shell, Petronas dll,” ujarnya
 
Selain itu, lanjutnya menyita harta para koruptor seperti kasus century, kasus wisma atlit, kasus Ambalang, Korupsi di Kemenakertrans, Mafia Pajak dsb untuk digunakan sebagai subsidi rakyat. Serta meminta penghapusan hutang luar negeri dan hutang BLBI.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk ikut bergabung pada aksi penolakan kenaikan BBM yang akan dilakukan Satria Hanura Lampung pada hari selasa (27/3) yang dipusatkan di Tugu Adipura,” tuturnya.

Setelah melakukan aksi penolakan BBM, juga berencana melakukan aksi solidaritas terhadap warga Sendang Ayu, Padang Ratu dan Surabaya Lamteng yang melakukan aksi menginap di BPN Lampung.

"Aksi tersebut kami lakukan sebagai bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat. Sebab Satria Hanura memiliki komitmen untuk membantu perjuangan rakyat yang tertindas dan yang dilanggar hak-haknya. Kami juga mengupayakan agar fraksi Hanura yang ada di DPRD agar mendorong komisi I yang menangani masalah tersebut agar memfasilitasi pertemuan warga dengan BPN," tandasnya. (fer)
Silaturahmi ke Lampung Post ditemui oleh Pimred Halaman Kota Lukman Hakim
DPD SATRIA HANURA LAMPUNG Kunjungan ke Lampung Post mengantarkan pernyataan sikap Satria Hanura Lampung menolak kenaikan BBM. Dari kiri ke Kanan. Yadi (Wakil Ketua)  Titin (Ketua biro Perjuangan Buruh), Abu Hasan (ketua)  Nevorita (anggota), Feriyanto (wakil ketua)  Rika Kartika (bendahara)  Sri Amini (Sekertaris)
Redaktur politik Koran Editor Wawan Sumarwan menerima pernyataan sikap Satria Hanura Lampung atas penolakan kenaikan BBM yang akan menyengsarakan rakyat.
DPD SATRIA HANURA LAMPUNG melakukkan kunjungan ke media Koran Editor menyatakan sikap penolakan terhadap kenaikan harga BBM, Silaturahmi dipimpin Langsung oleh Ketua DPD SATRIA HANURA LAMPUNG Abu Hasan beserta perngurus harian DPD SATRIA HANURA LAMPUNG