(1)
Dewan Pembina Provinsi yang bcrsifat struktural. Disusun dengan
komposisi
a.
Seorang Ketua
b.
Beberapa orang Wakil Ketua
c.
Seorang Sekretaris (dari Sekretariat DPD
Satria HANURA)
d.
Beberapa orang anggota
(2)
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) terdiri
dari
a.
Sorang Ketua
b. Maksimal 11 orang Wakil Ketua
c.
Seorang Sekretaris
d. Maksimal 7 orang Wakil Sekretaris
e.
Seorang Bendahara
f.
Maksimal 7 orang Wakil Bendahara
g. Maksimal 30 Biro yang menangani bidang
tertentu dengan komposisi:
i.
Seorang Ketua
ii.
Seorang Wakil Ketua
iii.
Seorang Sekretaris
iv.
Beberapa orang anggota
h.
Koordinator Cabang (Korcab) yang dirangkap oleh Wakil –wakil Ketua:
i
Beberapa Badan/lembaga tingkat Dewan
Pimpinan Daerah yang dapat dibentuk sesuai kebutuhan Daerah seperti:
i.
Badan Informasi Strategis
ii.
Badan Kehormatan
iii.
Badan Penelitian dan Pengembangan
iv. Badan
Pendidikan dan Latihan
v. Satuan Tugas
Vi.
dll
Masing-masing
badan/lembaga disusun dengan komposisi:
i.
Seorang Ketua
ii.
Seorang Wakil Ketua
iii.
Seorang Sekretaris
iv. Bcberapa unit kerja sesuai kebutuhan
(3)
Majelis Pakar Daerah
a.
Merupakan organisasi nonstrukturul
b.
Hubungan dengan Dewan Pimpinan Daerah bersifat konsultatif kepakaran perorangan
c.
Untuk memudahkan pengkoordinasian,
Majelis Pakar disusun dalam organisasi yang terdiri dari :
1.
Seorang Ketua
ii.
Seorang Wakil Ketua
iii.
Seorang Sekretaris (dari Sekretariat DPD
Satria HANURA)
iv. Beberapa orang Anggota
(4)
Dewan Pengurus Daerah terdiri dari
Pengurus Harian dan Pengurus Pleno.
(5) Pengurus
Harian terdiri dari:
a.
Ketua
b.
Wakil-wakil Ketua
c.
Sekretaris
d.
Wakil-wakil Sekretaris
e.
Bendahara
f. Wakil-wakil
Bendahara
(6)
Pengurus Pleno adalah seluruh Pengurus
Dewan Pimpinan Daerah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar