PALING BANYAK DI KUNJUNGI

Minggu, 21 Oktober 2012

Kamis, 11 Oktober 2012

PERNYATAAN SIKAP


PERNYATAAN SIKAP

Mensikapi kondisi internal DPD Partai Hanura Lampung pasca turunnya Surat Keputusan DPP Partai Hanura N0: SKEP/282/DPP-HANURA/IX/2012, yang memberhentikan Sdr. Drs. H. Andi Surya, MM, sebagai ketua dan Sdr.  H. Juprius, SE, sebagai sekretaris DPD Partai HANURA Provinsi Lampung, maka kami DPD SATRIA HANURA LAMPUNG berdasarkan rapat pleno hari Sabtu, 6 Oktober 2012, menyatakan sikap bahwa:
1.      DPD SATRIA HANURA LAMPUNG secara organisasi menyatakan  sikap netral dan tidak melibatkan diri dalam konflik yang berkembang.
2.      DPD SATRIA HANURA LAMPUNG secara organisasi tunduk dan patuh terhadap surat keputusan DPP Partai Hanura N0: SKEP/282/DPP-HANURA/IX/2012, yang memberhentikan Sdr. Drs. H. Andi Surya, MM, sebagai ketua dan Sdr.  H. Juprius, SE, sebagai sekretaris DPD Partai HANURA Provinsi Lampung.
3.      Mengakui kepemimpinan Sdr. Albertus Haryono dan Sdr. Nuraini yang ditunjuk DPP Partai Hanura sebagai pelaksana tugas (Plt) ketua dan sekretaris DPD Partai Hanura Lampung.
4.      Menghimbau kepada seluruh anggota SATRIA HANURA LAMPUNG untuk kembali merapatkan barisan, segera mengkonsolidasikan diri dan aktif kembali dengan kerja-kerja organisasi, serta tidak terpengaruh dengan provokasi-provokasi pihak yang tidak bertanggungjawab.
Demikian pernyataan sikap ini kami keluarkan dengan harapan seluruh konflik yang terjadi bisa segera diselesaikan sehingga pembangunan organisasi dan partai kedepan bisa lebih baik lagi untuk kejayaan Partai Hanura.

DPD SATRIA HANURA LAMPUNG
6 Oktober 2012

Sri Amini, SP.MM.
                                                                 Sekretaris
Tembusan : 1. DPN Satria Hanura
                    2. DPD Partai Hanura Lampung




L

Hanura Bantah Tidak Lolos Verifikasi

                                                  Hanura Bantah Tidak Lolos Verifikasi

BANDARLAMPUNG-Bendahara DPD Hanura Lampung Nurhasanah membantah isu yang dihembuskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab yang menyatakan Partai Hanura tidak lolos verifikasi.Hanura dinyatakan KPU Pusat lolos dan berada pada urutan ke sembilan dari 34 partai yang lolos.

"Tidak benar isu tersebut. Isu itu sengaja dihembuskan oleh orang-orang yang tidak bertangungjawab yang hendak melakukan pembusukan Partai Hanura. Silahkan cek ke situs resmi KPU Pusat, www.KPU.go.id, kami disana berada pada urutan sembilan," kata Nurhasanah, Kamis (11/10).

Menurut Nurhasanah, dengan resmi dipublikasikannya Partai Hanura lolos sebagai partai politik yang memenuhi syarat pendaftaran calon peserta pemilu anggota DPR dan DPRD tahun 2014, otomatis membantah semua isu tersebut.

Nurhasanah menuturkan, beberapa hari terakhir ini ada SMS gelap yang disebarkan oleh seseorang dan dikirimkan ke seluruh ketua-ketua DPC yang menyatakan Partai Hanura tidak lolos verifikasi.

"Ketua-Ketua DPC banyak yang menelpon saya dan menanyakan kebenaran hal tersebut, tetapi setelah dijelaskan dan melihat langsung pengumuman KPU maka dengan sendirinya hal itu terbantahkan,"tegas anggota DPRD Lampung dari Komisi V ini.

Kabar dari KPU tersebut, lanjutnya, sangat melegakan. Dirinya menghimbau kepada seluruh kader Hanura Lampung untuk kembali merapatkan barisan dan kembali aktif bekerja membangun partai. "Saya minta seluruh kader agar tidak terprovokasi oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab,"ujarnya.

Sebelumnya beredar SMS gelap dari salah satu mantan pengurus DPD yang kecewa dan sudah menyatakan mundur sebagai kader Hanura. Dalam SMS tersebut tertulis Innalilahi,berita Metro TV jam 12.45 wib bahwa Partai Hanura tidak lolos verifikasi di KPU Pusat karena data-data banyak yang kadaluarsa dan fiktif. Otomatis tidak bisa terdaftar sebagai peserta pemilu. Pesan tersebut disebarkan ke seluruh Ketua-Ketua DPC Partai Hanura.

Penasaran, Editor kemudian mengecek kebenaran berita tersebut. Namun melalui situs resmi KPU Partai Hanura memang berada pada posisi 9 dari 34 Daftar Partai Politik yang lolos verifikasi. (ferry)

Selasa, 10 April 2012

Aksi penolakan kenaikan BBM

Biar Tua tetap semangat ikut aksi penolakan kenaikan BBM
Ketua DPD Satria Hanura Lampung Abu Hasan Berorasi pada aksi tolak kenaikan BBM (27/3)
Satria Hanura dan Rakyat tolak kenaikan BBM dan Sita Harta Koruptor Untuk Kesejahteraan Rakyat
Anggota Satria Hanura Lampung tertua Pak Umar tetap semangat ikut aksi tolak Kenaikan BBM

Rabu, 28 Maret 2012

Gegap Gumpita Aksi Tolak Kenaikan Harga BBM


Siaran Langsung di RRI Serukan  Mogok Nasional 
 
BANDARLAMPUNG – Meski tak gegap gumpita di daerah lain, kemarin di Lampung juga menggema aksi massa menolak kenaikan BBM.  Massa yang tergabung Gerakan Rakyat Menggugat (GRM) ini melakukan aksi dengan mimbar bebas di Tugu Adipura, Enggal  kemudian long marc ke kantor  DPD Partai Demokrat dan berakhir di Stasiun RRI Lampung.
        Massa gabungan dari 18 organisasi di antaranya LMND, SRMI, IMM, KOMALA, Satria Hanura, Gema Hanura, Dema Teknik UBL, GPN, Repdem,  LAKRA, BEM Umitra, HIMA FISIP UBL, KPKAD, AMP dan GPL.
        Korlap aksi, Denta Febrianda dalam orasinya menyerukan mogok nasional dan mengancam akan menurunkan masa lebih banyak lagi pada 1 April mendatang, bila pemerintah tetap menaikkan harga BBM. "Kami menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk ikut melakukan mogok secara nasional pada 1 April mendatang bila SBY-Budiono tetap menaikkan harga BBM," teriaknya.
        GRM memberikan solusi agar APBN dapat memenuhi kebutuhan dasar rakyat adalah dengan melakukan nasionalisasi perusahaan tambang asing seperti Chevron Pacifik Indonesia, Exxon Mobil, Chonoco Philips,dan sebagainya. Lalu melakukan penghapusan hutang luar negeri, dan menyita harta koruptor untuk subsidi.
        Selain itu GRM menyatakan BLSM (Bantuan Langsung Sementara) yang diprogramkan pemerintah bukan sebuah solusi mensejahterakan rakyat. Mereka juga menuntut agar upah buruh dinaikkan dan dihapuskannya sistem outsourching, serta penuntasan kasus-kasus agraria dan renegosiasi kontrak karya perusahaan tambang asing.

        Massa juga sempat berunjuk rasa dan menggelar orasi di depan Kantor DPD Demokrat Lampung. Aksi massa dikawal ketat jajaran Polres Bandarlampung yang dipimpin langsung oleh Kapolres Kombes. M Nurochman. Setelah berorasi kurang lebih setengah jam massa kemudian melanjutkan aksi ke Stasiun RRI Lampung.
        Setibanya di depan RRI aksi sempat diwarnai kericuhan kecil. Kericuhan disebabkan  karena pihak aparat kepolisian melakukan perampasan terhadap ban mobil yang dibawa peserta,  ban tersebut rencananya akan dibakar di depan gedung RRI.
        Setelah bernegosiasi dengan pihak RRI dan kepolisian akhirnya massa diizinkan memasuki halaman RRI dan melakukan siaran langsung penolakan terhadap rencana kenaikan BBM. Orasi yang disiarkan langsung tersebut diwakili 5 orang pimpinan massa yakni, Denta Febrianda dari LMND, Abu Hasan dari Satria Hanura, Deny Ribowo dari Gema Hanura, Antonius Cahyalana dari Pemuda Muhamadiyah, dan Ansyori.
        Terpisah, sekretaris DPD PD Lampung Fajrun Najah Ahmad menyambut positif aksi yang ditujukan ke DPD PD Lampung. Dirinya memberikan apresiasi dan menganggap hal tersebut bentuk ekspresi terhadap PD yang merupakan partai pemerintah.
        "Kami menangkap pesan agar aspirasi teman-teman tersebut dapat ditindaklanjuti dengan menyampaikannya ke DPP. Ketua kami M. Ridho Ficardo berjanji akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada ketua umum DPP PD Anas Urbaningrum," terangnya.

        Fajar panggilan akrabnya mempersilahkan untuk melakukan aksi terhadap penolakan rencana kenaikan BBM tersebut, sepanjang tidak melakukan tindakan anarkis apalagi sampai mengganggu ketertiban umum. Dirinya meminta agar aspirasi disampaikan dengan santun dan tidak melanggar norma kehidupan bermasyarakat.
        Dia juga meminta kepada semua pihak agar menilai dengan jernih rencana pemerintah menaikkan harga BBM. Menurutnya langkah SBY untuk menaikkan harga BBM telah melalui kajian yang sangat cermat dan luas serta demi tetap terpeliharanya perekonomian bangsa. (fer)

Senin, 26 Maret 2012

Sambangi Kantor Demokrat Lalu Siarkan Tuntutan di RRI

 BANDARLAMPUNG - Hari ini ribuan massa dari berbagai element diperkirakan akan turun jalan melakukan aksi dan Mogok Nasional menolak kenaikan BBM. Salah satu element yang menyatakan akan turun adalah massa gabungan yang menamakan diri Gerakan Rakyat Menggugat (GRM).
        GRM yang terdiri dari 19 organisasi massa ini di antaranya dari organisasi sayap partai politik seperti Satria Hanura, Gema Hanura yang merupakan organisasi sayap partai Hanura. Kemudian terdapat pula Repdem (Relawan Perjuangan Demokrasi) yang merupakan organisasi sayap PDIP. Dari organisasi mahasiswa dan OKP di antaranya dari Pemuda Muhamadiyah, LMND, IMM, SRMI, AMP, LAKRA, GPL dan sebagainya.
        Salah satu perwakilan dari pimpinan massa dari Pemuda Muhamadiyah yang ikut bergabung Antonius Cahyalana mengatakan aksi yang akan dilakukan hari ini adalah representasi dari kemarahan masyarakat atas kebohongan pemerintahan SBY- Budiono yang tidak berpihak kepada rakyat.
        Menurutnya apa yang dilakukan SBY-Budiono dengan menaikkan BBM kemudian memberikan BLSM (Bantuan Langsung Sementara) yang dulu dinamakan BLT (Bantuan Langsung Tunai) tidak lebih dari sogokan yang tidak bermanfaat apa-apa.
        "Solusi buat rakyat bukan BLSM, semestinya SBY-Budiono lebih arif dalam membuat kebijakan. Kenapa mereka tidak menyita harta koruptor, dan menasionalisasi tambang asing yang jelas-jelas merugikan negara. Bila itu dilakukan maka sudah bisa untuk menutupi kekurangan dari defisit APBD, itu suatu bentuk kebohongan pemerintah. Hal ini harus dijelaskan kepada rakyat," ujarnya.

        Pernyataan serupa juga diungkapkan Denta Febrianda dari LMND Lampung. Denta yang ditunjuk menjadi kordinator aksi mengatakan bahwa kegagalan SBY-Budiono dalam mensejahterakan rakyat ini sebagai dampak dari kebijakannya yang pro asing dan proneoliberalisme.
        Selain itu pemerintah SBY dikepung oleh anggota partainya yang cenderung korup."SBY lupa dengan janjinya melawan koruptor, orang-orang dilingkarannya dari partai Demokrat ternyata lebih korup. Lihat saja kasus wisma atlit yang menyeret ketua umum Demokrat Anas Urbaningrum, itu sudah cukup membuktikan bahwa SBY gagal membuktikan janjinya ketika terpilih dulu," tambahnya.
        Ketua SRMI (Serikat Rakyat Miskin Indonesia) Muhtar Fredi menambahkan bila kebijakan menaikkan BBM ini tentu saja akan semakin menambah angka kemiskinan. Rakyat akan semakin banyak termarjinalkan."Kami dari rakyat miskin dengan tegas menolak kenaikan BBM dengan alasan apapun, dan kami akan terus menyerukan kepada rakyat untuk turun kejalan melawan kebijakan tersebut,"tandasnya.
        Rencananya aksi tersebut akan dimulai dari Tugu Adipura pukul 09.00 WIB. Setelah menggelar mimbar bebas aksi dilanjutkan long marc menuju kantor DPD Partai Demokrat Lampung untuk menggelar orasi selanjutnya berakhir di Stasiun RRI Lampung untuk meminta RRI menyiarkan secara langsung tuntutan mereka menolak kenaikan BBM. (fer)

Minggu, 25 Maret 2012

Satria Hanura Tolak Kenaikan BBM



Suasana silaturahmi DPD SATRIA HANURA dengan Editor
BANDARLAMPUNG - DPD Satria Hanura Lampung dengan tegas menolak kenaikan harga BBM dan menyatakan pemberian Bantuan Langsung Sementara (BLSM) bukanlah menjadi solusi dalam mengentaskan kemiskinan rakyat. Dan meminta supaya harta para koruptor disita dan digunakan untuk subsidi rakyat.

Dalam silaturahmi ke redaksi Koran Editor, ketua DPD Satria Hanura Lampung Abu Hasan beserta rombongan diterima redaktur politik Wawan Sumarwan, wartawan politik Ferry Susanto dan wartawan Koran Editor Daud Simanjutak, Minggu (25/3).

“Satria Hanura menyatakan menolak kenaikan harga BBM dan melakukan nasionalisasi terhadap perusahaan tambang asing untuk kesejahteraan rakyat,” kata Abu Hasan
 
Satria Hanura, lanjutnya yang merupakan organisasi sayap dari Partai Hanura menilai upaya pemerintah dalam menaikan BBM dengan alasan defisit anggaran APBN suatu hal yang tidak manusiawi dan tidak masuk akal.

"Saat ini APBN kita terus mengalami defisit namun yang dipersoalkan adalah besarnya beban subsidi negara untuk BBM yang hanya 137,38 triliun. Sungguh tidak bertanggunggjawab apabila pemerintah menggunakan dalil kenaikan harga BBM agar dapat memberikan subsidi bagi rakyat miskin melalui BLSM yang hanya 20-30 triliun pertahun," terangnya.

Ia menambahkan bila dilihat dari rinciannnya, defisit anggaran APBN justru disebabkan oleh besarnya biaya bayar hutang luar negeri sekitar Rp170,4 triliun,  selain itu pembayaran bunga hutang BLBI yang menyedot APBN sebear 70 triliun pertahun, gaji dan fasilitas birokrat Rp733 triliun.

“Solusi untuk memenuhi kebutuhan dasar rakyat adalah melakukan nasionalisasi perusahaan tambang asing seperti Chevron Pacific Indonesia, Exxon Mobil, Chonoco Philips, E&P, Shell, Petronas dll,” ujarnya
 
Selain itu, lanjutnya menyita harta para koruptor seperti kasus century, kasus wisma atlit, kasus Ambalang, Korupsi di Kemenakertrans, Mafia Pajak dsb untuk digunakan sebagai subsidi rakyat. Serta meminta penghapusan hutang luar negeri dan hutang BLBI.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk ikut bergabung pada aksi penolakan kenaikan BBM yang akan dilakukan Satria Hanura Lampung pada hari selasa (27/3) yang dipusatkan di Tugu Adipura,” tuturnya.

Setelah melakukan aksi penolakan BBM, juga berencana melakukan aksi solidaritas terhadap warga Sendang Ayu, Padang Ratu dan Surabaya Lamteng yang melakukan aksi menginap di BPN Lampung.

"Aksi tersebut kami lakukan sebagai bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat. Sebab Satria Hanura memiliki komitmen untuk membantu perjuangan rakyat yang tertindas dan yang dilanggar hak-haknya. Kami juga mengupayakan agar fraksi Hanura yang ada di DPRD agar mendorong komisi I yang menangani masalah tersebut agar memfasilitasi pertemuan warga dengan BPN," tandasnya. (fer)
Silaturahmi ke Lampung Post ditemui oleh Pimred Halaman Kota Lukman Hakim
DPD SATRIA HANURA LAMPUNG Kunjungan ke Lampung Post mengantarkan pernyataan sikap Satria Hanura Lampung menolak kenaikan BBM. Dari kiri ke Kanan. Yadi (Wakil Ketua)  Titin (Ketua biro Perjuangan Buruh), Abu Hasan (ketua)  Nevorita (anggota), Feriyanto (wakil ketua)  Rika Kartika (bendahara)  Sri Amini (Sekertaris)
Redaktur politik Koran Editor Wawan Sumarwan menerima pernyataan sikap Satria Hanura Lampung atas penolakan kenaikan BBM yang akan menyengsarakan rakyat.
DPD SATRIA HANURA LAMPUNG melakukkan kunjungan ke media Koran Editor menyatakan sikap penolakan terhadap kenaikan harga BBM, Silaturahmi dipimpin Langsung oleh Ketua DPD SATRIA HANURA LAMPUNG Abu Hasan beserta perngurus harian DPD SATRIA HANURA LAMPUNG